Enaknya Transaksi Non Tunai – Mudah dan Praktis

Enaknya transaksi non tunai mudah dan praktis – Bank Indonesia (BI) sedang menginginkan peningkatan intensitas transaksi tidak tunai. Hal ini diwujudkan dengan membuat sebuah gerakan nasional yaitu GNNT, Gerakan Nasional Non Tunai. Diharapkan dengan gerakan ini, masyarakat meningkatkan transaksi non tunai dan mengurangi transaksi tunai.

Transaksi tunai adalah transaksi cash on delivery, atau COD, yaitu ada uang dan ada barang, yang keduanya diserah-terimakan pada waktu yang sama. Sementara itu, transaksi nontunai dapat berupa beli tidak tunai atau jual tidak tunai.

Beli tidak tunai artinya barang diterima dulu, pembayarannya diakhirkan dengan tempo waktu yang ditentukan dan jelas. Contoh transaksi ini adalah pembelian barang-barang dengan kartu kredit.

Jual tidak tunai adalah mendapatkan uang terlebih dahulu, barang diakhirkan penyerahannya dengan tempo waktu yang jelas. Contoh jual tidak tunai adalah metode preorder, atau pesan lebih awal. Pada metode ini, suatu produk barang ditampilkan spesifikasinya saja atau ilustrasinya, dan akan dikirimkan ke pembeli setelah sejumlah pembeli membayar sejumlah uang.

Dengan metode preorder ini, beberapa usaha dapat mendapatkan cukup dana untuk melakukan produksi tanpa pinjaman bank, sehingga meminimalkan praktik riba yang ada dalam bunga pinjaman dan denda keterlambatan. Dengan demikian diharapkan usaha yang dijalankan akan lebih bermanfaat dan mandiri.

Sebagian usaha, bahkan melakukan preorder untuk investasi. Maksudnya, usaha tersebut menampilkan konsep matang sebuah produk dalam suatu portofolio yang ditujukan kepada calon investor. Apabila calon investor tersebut tertarik dengan konsep yang diajukan, maka mereka dapat menginvestasikan banyak dana di usaha tersebut. Sebagian usaha bahkan dapat mengumpulkan dana berkali-kali lipat dari target awalnya. Misalnya saja proyek “the lampster” yang mencari dana dengan cara ini di website Kickstarter, dari target dana $30.000, proyek ini mendapatkan backers dengan jumlah dana $900.000. Mencapai 30 kali lipat dari target awal.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa transaksi tidak tunai yang digalakan oleh BI dalam GNNT, Gerakan Nasional Non Tunai, berpotensi menjadi sarana untuk menggalang dana dan memperbesar usaha.

Selain itu, transaksi nontunai tersebut juga menunjukan betapa pentingnya peran teknologi informasi dan elektronik. Dengan menyadari peran teknologi tersebut, GNNT mendukung elektronifikasi transaksi.

(Visited 55 times, 1 visits today)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *