Info Tempat Wisata di Semarang, Klenteng Sam po Kong

Indonesia adalah Negara yang kaya akan Budaya dan Peninggalan Sejarah. Beragam keindahan dari negeri indah ini yang tak kalah dari Negara-negara lain, salah satunya Indonesia Kaya akan Tempat Wisata. Dan tempat wisata yang akan kita bahas adalah Info Tempat Wisata di Semarang, Yaitu Klenteng Sam Po Kong.

Klenteng Sam Po Kong adalah Sebuah tempat Bekas tempat Persinggahan dan Pendaratan Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Klenteng Sam Po Kong ini terletak di Simongan, Tepatnya sebelah Barat daya Kota Semarang. Klenteng Sam Po Kong ini dikenal dengan sebutan Gedung Batu, Karena bentuknya seperti sebuah Gua Batu besar yang letaknya di sebuah bukit batu. Ada juga beberapa orang berpendapat bahwa sebenarnya asal kata Klenteng Sam Po Kong adalah Kedong Batu, alias tumpukan Batu Рbatu alam yang digunakan untuk Membendung aliran Sungai.

Tempat ini di jadikan oleh orang-orang China sebagai tempat Ziarah, Pemujaan atau Bersembahyang. Dan untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu di letakkan sebuah altar, serta Patung-patung Po Tay Djien. Padahal Laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, tetapi di anggap dewa.

Bangunan-bangunan disini berarsitektur China, dan di dominasi oleh warna Merah seperti Bangunan Khas China pada Umumnya. Selain itu juga terdapat Lampion Merah yang menghiasi klentengnya dan terdapat juga di Pohon-pohon menuju pintu masuk. Bangunan inti dari tempat ini adalah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan sebagai markas Laksamana Cheng Ho pada saat itu ketika beliau bersama pasukannya mengunjungi Pulau Jawa di Tahun 1400-an. Goa aslinya sudah tertutup longsong sekitar tahun 1700-an, kemudian di bangun lagi oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Cheng Ho.

Disana juga terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan biasanya dipakai untuk ruang sembahyang. Karena kebanyakan area ini lebih dimaksudkan untuk sembahyang, tidak semua orang boleh memasukinya. Bangunan kuilnya bagian yang besar maupun yang kecil dipagari dan pintu masuknya dijaga oleh Petugas keamanan. Hanya diperuntukkan Sembahyang saja yang diijinkan masuk sedangkan wisatawan yang ingin melihat-lihat atau Foto Selfie bisa melakukan dari balik pagar.

Daya tarik tempat ini adalah Cerita bersejarah dari abad ke-15 oleh Laksamana Zheng He yang mendarat di tempat ini yang dikarenakan ada awak kapal yang sakit, akan tetapi dengan beberapa alasan beliau menetap di Simongan, Semarang ini. Laksamana Cheng Ho yang keturunan persia dan beragama Islam ini, membuat tempat ini juga banyak dikunjungi oleh mereka yang beragama Islam, termasuk turis yang datang dari China.

Untuk anda yang ingin ke tempat ini, jika anda dari Bandara Ahmad Yani cukup dekat, jika anda naik taksi hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Jika anda dari arah barat Kota Semarang anda bisa menggunakan transportasi bis umum, ada banyak armada yang melewati klenteng ini, salah satunya bis jurusan mangkang-terminal Terboyo. Jika anda dari arah timur kota semarang, anda juga bisa menaiki bis jurusan terminal Terboyo-Mangkang.

(Visited 946 times, 1 visits today)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *