Pernahkah, Melakukan Ini Pada Uang Kita

Ini pengalaman berbeda –  Pernahkah Anda mengalami antrian yang cukup panjang saat akan melakukan setoran tunai pada bank kesayangan Anda? Pernahkan Anda merasakan sulitnya bertransaksi non tunai saat toko itu tidak memiliki mesin EDC atau Eletronic Data Capture yang menyebabkan Anda harus bertransaksi secara tunai?.
Ya, setiap kita memiliki kebutuhannya masing-masing dalam memilih layanan transaksi perbankan. Mulai dari pemanfaatan aneka kartu debit atau kredit pada setiap bank. Sampai pada kemudahan melakukan ragam transaksi pembayaran melalui mobile banking. Tentu ini semakin melenakan kita bila tak pandai untuk memisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Jangan karena melihat rekan sejawat menggunakan kartu kredit kemudian kita ikut juga mengambil manfaat dari kartu kredit, padahal saat itu bukan kebutuhan kita pribadi. Mengambil beberapa pilihan layanan perbankan memang sudah selayaknya memperhatikan dua hal tadi, yaitu antara kebutuhan atau keinginan dalam bertransaksi. Bila Anda lebih membutuhkan kartu debit untuk sistem keuangan keluarga Anda, maka lakukanlah.

Sedianya ingin melakukan hal yang memudahkan transaksi melalui kartu non tunai yang kita miliki kadang, menyimpan uang tunai dalam dompet Anda juga mejadi keharusan. Mengapa? Karena tidak semua produsen itu menerima pembayaran menggunakan kartu. Apalagi bila anda pergi ke pasar tradisional yang jelas-jelas hampir seluruhnya menggunakan unag tunai. Jadi sederhananya, Anda harus selalu menyiapkan uang tunai bila ditemukan ada toko yang tidak mengambil manfaat mesin EDC alias hanya menerima transaksi tunai saja.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang. Sehingga wajar bila pemanfaatan fasilitas bertransaksi non tunai secara nasional belum banyak menyentuh beberapa penduduk di kota kecil. Penggunaan uang tunai pun tetap harus tersedia di dalam dompet Anda. Menyediakan beberapa lembar uang tunai, juga bisa menjadi bagian nilai alat tukar yang memiliki nilai. Tak sekedar nilai mata uang itu sendiri, namun, jati diri sebagai penduduk yang mencintai alat tukar rupiah sudah seharusnya menjadi kebanggan tersendiri. Terlebih lagi bagi Anda yang tinggal di kawasan perbatasan. Karena, kalau bukan kita yang mencintai rupiah, siapa lagi?

 

foto duitpintar

(Visited 51 times, 1 visits today)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *