Sejarah Kota Semarang Jawa Tengah

Indonesia adalah Negara yang Memiliki beragam suku dan Budaya, Keragaman ini juga di dukung oleh banyaknya Pulau di Indonesia dan juga Provinsi sampai Kota di dalamnya. Tapi banyak dari kita yang tidak mengetahui cerita di balik nama Kota di Indonesia, Sejarah yang menceritakan kenapa timbulnya sebuah nama dan sudah di cap kepemilikan. Salah satu yang akan kita ceritakan di Artikel ini adalah Sejarah Kota Semarang Jawa Tengah yang perlu kamu tahu.

Kota Semarang Jawa Tengah

Kota Semarang

Kota Semarang adalah salah satu Kota Metropolitan Terbesar di Indonesia dan juga salah satu kota yang padat penduduknya. Sejarah dari Kota Semarang Jawa Tengah ini sudah lebih dari Abad ke-6 M, yang Dahulunya adalah sebuah Pesisir yang bernama Pragota (sekaran bernama Bergota) dan Daerah ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram kuno. Pada awalnya daratan tersebut merupakan Pelabuhan dan terdapat gugusan Pulau-pulau Kecil. Tapi karena Pengendapan tanah yang berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu dan membentuk sebuah daratan.

Pelabuhan yang disebutkan itu di duga tempat Laksamana Cheng Ho Berlabuh pada tahun 1435 M. Di tempat pendaratannya itu Laksamana Cheng Ho mendirikan sebuah Kelenteng dan Mesjid yang sampai sekarang menjadi salah satu Destinasi tempat Wisata yang ramai di kunjungi, terutama orang yang ingin beribadah disini yang sekarang disebut Kelenteng Sam poo Kong (Gedung Batu).

Di abad ke-15 M ada seseorang yang bernama Pangeran Made Pandan, dan dia adalah penyebar agama Islam yang di kirim oleh Kerajaan Demak. Dia berlabuh di daerah Pagoda sebagai seseorang yang di kirim Kerajaan Demak dan beliau memulai berdakwah di daerah ini untuk menyebarkan agama Islam.

Seiring berjalannya waktu daerah tersebut semakin subur dan bermunculan Pohon asam yang arang di sela-sela Kesuburannya. Pohon Asam arang ini dalam bahasa Jawa Asem Arang, sehingga diberikan Gelar atau nama Daerah itu menjadi Semarang.

Karena Kinerjanya bagus di daerah ini, Pangeran Made Pandan disebut oleh masyarakat Sekitar sebagai pendiri desa dan juga Kepala Daerah setempat, dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Lalu Kyai Ageng Pandan Arang I ini digantikan oleh Putranya yang memiliki gelar Pandan Arang II atau dikenal dengan Sunan Bayat. Dibawah pimpinannya, Semarang semakin Jaya dan subur daerahnya.

Nah begitulah Cerita Singkat tentang sejarah dari Nama Semarang itu sendiri, yang memberi nama Semarang adalah seseorang yang di utus Kerajaan Demak untuk menyebarkan agama Islam dan berlanjut menjadi suburnya daerah tersebut.

(Visited 423 times, 1 visits today)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *